Pascasarjana UINSU Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat dan Penandatanganan Kerjasama dengan Lapas Kelas II A Pematangsiantar

Pematangsiantar – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sekaligus penandatanganan kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematangsiantar pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kelas II A Pematangsiantar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Pascasarjana UINSU Medan, pihak Lapas, dosen, narasumber, serta warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pascasarjana UINSU Medan dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pascasarjana UINSU berupaya menghadirkan kontribusi akademik, sosial, dan spiritual bagi masyarakat luas, termasuk bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Direktur Pascasarjana UINSU Medan, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi., dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Menurut beliau, lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab besar untuk hadir memberikan penguatan moral, spiritual, dan motivasi kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

Beliau menegaskan bahwa Pascasarjana UINSU Medan tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik di lingkungan kampus, tetapi juga berupaya menghadirkan nilai-nilai pendidikan Islam yang humanis dan membangun di tengah masyarakat. Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi warga binaan agar tetap optimis, memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

“Pendidikan tidak mengenal batas ruang dan keadaan. Semua memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan, motivasi, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang silaturahmi sekaligus memberikan energi positif bagi seluruh warga binaan,” ujar Prof. Nurussakinah Daulay.

Lebih lanjut, beliau juga menyampaikan bahwa kerjasama antara Pascasarjana UINSU Medan dan Lapas Kelas II A Pematangsiantar merupakan langkah strategis dalam membangun sinergi kelembagaan yang berkelanjutan. Kerjasama ini nantinya diharapkan dapat diwujudkan melalui berbagai program pembinaan keagamaan, seminar motivasi, penelitian, pendampingan psikologis, hingga pelatihan pengembangan diri bagi warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Pematangsiantar, Davy Bartian, Bc.I.P., S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pascasarjana UINSU Medan atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada warga binaan di lingkungan Lapas Kelas II A Pematangsiantar.

Beliau menyampaikan bahwa proses pemasyarakatan bukan hanya sekadar menjalani hukuman, tetapi juga proses pembinaan karakter, mental, dan spiritual agar warga binaan mampu kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat ini karena memberikan motivasi dan penguatan spiritual kepada warga binaan kami. Kehadiran akademisi dan tokoh pendidikan dari Pascasarjana UINSU Medan menjadi bentuk perhatian nyata terhadap proses pembinaan di lapas,” ungkap Davy Bartian.

Ia juga berharap kerjasama yang telah ditandatangani dapat terus berlanjut dan menghadirkan program-program pembinaan yang positif dan berkesinambungan. Menurutnya, sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga pemasyarakatan sangat penting dalam mendukung proses rehabilitasi sosial dan mental warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Dr. Jufri Naldo, M.A yang menyampaikan materi motivasi dan penguatan spiritual kepada para peserta. Penyampaian materi berlangsung hangat dan interaktif, diikuti dengan antusias oleh warga binaan yang hadir.

Selain penyampaian materi pengabdian, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kerjasama antara Pascasarjana UINSU Medan dan Lapas Kelas II A Pematangsiantar sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan program pendidikan, pembinaan keagamaan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan silaturahmi antara jajaran Pascasarjana UINSU Medan dengan pihak Lapas Kelas II A Pematangsiantar. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat memberikan manfaat yang luas serta menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.