
Medan, 26 Mei 2026 – Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan terus memperkuat jejaring akademik melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam dan Humaniora Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB). Penandatanganan MoA tersebut dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Bedah Buku yang diselenggarakan oleh Prodi PAI UNPAB di Aula Al-Huda UNPAB.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis kedua program studi dalam mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, publikasi ilmiah, pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan akademik secara kolaboratif.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UINSU Medan, Prof. Dr. Rusdi Ananda, M.Pd., hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan bedah buku dengan mengangkat tema “Kepemimpinan Transformasional Kepala Madrasah: Penguatan Budaya Madrasah dan Karakter Islami di Era Digitalisasi.” Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Agama Islam dan Humaniora UNPAB, Dr. Abdi Syahrial Harahap, Lc., M.A., Ketua Program Studi PAI UNPAB Dr. Bahtiar Siregar, S.Pd.I., M.Pd., para dosen, mahasiswa, serta peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Utara.
Dalam paparannya, Prof. Dr. Rusdi Ananda, M.Pd. menjelaskan bahwa kepemimpinan kepala madrasah di era digital tidak lagi hanya berorientasi pada fungsi administratif, tetapi harus mampu menjadi agen perubahan yang mendorong transformasi budaya organisasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta menanamkan nilai-nilai karakter Islami di lingkungan madrasah. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat kualitas pembelajaran tanpa mengesampingkan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas pendidikan Islam.
Beliau juga menekankan bahwa seorang kepala madrasah dituntut memiliki kemampuan visioner, adaptif, dan kolaboratif dalam menghadapi perubahan zaman. Kepemimpinan transformasional menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam membangun budaya kerja yang inovatif, meningkatkan profesionalisme guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta memberikan berbagai tanggapan dan pertanyaan mengenai tantangan kepemimpinan pendidikan Islam di tengah perkembangan teknologi, digitalisasi pembelajaran, serta strategi membangun karakter peserta didik pada era Society 5.0.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang penguatan kerja sama akademik melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UINSU Medan dan Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam UNPAB. Penandatanganan MoA menjadi komitmen bersama dalam mengembangkan berbagai program kolaboratif, antara lain penyelenggaraan seminar ilmiah, kuliah tamu, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan publikasi ilmiah, pertukaran narasumber, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa.
Ketua Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UINSU Medan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta inovasi akademik yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu Pendidikan Agama Islam dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Ketua Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam UNPAB menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UINSU menjadi peluang yang sangat baik dalam memperkuat atmosfer akademik, meningkatkan kualitas penelitian, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dosen maupun mahasiswa kedua institusi.
Melalui penandatanganan MoA dan pelaksanaan kegiatan bedah buku ini, diharapkan hubungan kelembagaan antara Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana UINSU Medan dan Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam UNPAB semakin erat serta mampu menghasilkan berbagai program kerja yang berdampak bagi pengembangan pendidikan Islam, peningkatan kualitas lulusan, serta penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di masa yang akan datang.

