Semarak Nuzulul Qur’an: Pascasarjana UINSU Berkontribusi dalam Suksesnya Khataman 533 Kali dalam Sehari

Medan, 16 Maret 2025 – Dalam momentum peringatan Nuzulul Qur’an, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mencatat sejarah dengan sukses menggelar acara “Indonesia Khataman Quran” sebanyak 533 kali dalam sehari. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan civitas akademika terhadap Al-Qur’an, termasuk partisipasi aktif dari Pascasarjana UINSU yang turut menyumbang khataman dalam jumlah signifikan.

Mahasiswa dan dosen Pascasarjana UINSU dengan penuh semangat ikut serta dalam rangkaian khataman yang berlangsung serentak. Mereka bergantian membaca Al-Qur’an dengan khidmat, menjadikan momen ini sebagai ajang refleksi spiritual dan penguatan nilai-nilai Islam di lingkungan akademik.

Rektor UINSU, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. mengawali sambutannya dengan menyampaikan penghormatan kepada para wakil rektor, dekan, wakil dekan, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang hadir dalam kegiatan khataman Al-Qur’an ini. Beliau menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Gerakan Khataman Al-Qur’an Nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar dan dan Wakil Menteri Agama Romo H. R. Muhammad Syafi’i. Program ini menargetkan 350.000 kali khataman yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia oleh berbagai lembaga di bawah naungan Kemenag, termasuk Kanwil Kemenag, madrasah, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengapresiasi antusiasme keluarga besar UINSU yang turut berpartisipasi dalam acara ini, sebagai bukti nyata kecintaan terhadap Al-Qur’an. Beliau juga menekankan bahwa membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an bukan sekadar ritual, tetapi merupakan sumber keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. “Semoga dengan tuntasnya 533 kali khataman ini, Allah SWT melimpahkan keberkahan bagi kita semua, memudahkan segala urusan kita, serta menghadirkan kebahagiaan dalam kehidupan kita,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan harapannya agar tradisi membaca Al-Qur’an tidak hanya dilakukan di bulan Ramadhan, tetapi terus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Beliau juga menegaskan bahwa program ini merupakan simbol kebersamaan dan kekompakan umat Islam di Indonesia. “Melalui kegiatan ini, kita melihat bagaimana umat Islam di seluruh Indonesia bersatu dalam satu niat yang sama, yakni mengagungkan kalamullah. Ini adalah bukti nyata bahwa Indonesia adalah bangsa yang kompak dan memiliki spirit kebersamaan dalam menjalankan nilai-nilai keislaman,” tambahnya.

Wakil Rektor I UINSU memberikan arahan teknis terkait pelaksanaan khataman. Beliau menjelaskan bahwa pembacaan Al-Qur’an dilakukan secara berkelompok dan hasil khataman dilaporkan melalui situs resmi yang disediakan Kemenag RI, yaitu indonesiakataman.istiklal.or.id

Selain khataman Al-Qur’an, acara ini juga diramaikan dengan kajian keislaman, tausiyah inspiratif, dan doa bersama demi keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia. Dengan suksesnya kegiatan ini, UINSU Medan berharap semangat mencintai dan mengamalkan Al-Qur’an terus berkembang, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Tradisi khataman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan akademik, menjadikan ilmu dan iman sebagai pilar utama dalam membangun peradaban Islam yang lebih baik.