
Medan – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai spiritual dan intelektual, Ulul Abad Centre bekerja sama dengan Pascasarjana UIN Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Tadarus Ramadhan bertajuk “Menguak Kearifan dan Moderasi Hadrotus Syaikh KH. Hasyim Asy’ari” pada
Jumat, 27 Februari 2026, bertempat di Masjid Ulul Abad Pascasarjana UIN Sumatera Utara.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang mengulas secara mendalam pemikiran, perjuangan, dan keteladanan KH. Hasyim Asy’ari sebagai ulama besar Nusantara yang memiliki peran penting dalam membangun fondasi keislaman moderat di Indonesia. Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa nilai-nilai tawassuth (pertengahan), tawazun (keseimbangan), dan tasamuh (toleransi) menjadi prinsip utama dalam menjaga harmoni kehidupan beragama dan berbangsa.
Disampaikan pula bahwa moderasi beragama bukanlah bentuk kompromi terhadap ajaran, melainkan sikap bijaksana dalam memahami dan mengamalkan agama secara proporsional, kontekstual, serta tetap berpegang pada prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah. Pemikiran Hadrotus Syaikh dinilai tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman, khususnya di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sivitas akademika, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga pengelola lembaga. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berkembang selama acara, menunjukkan besarnya perhatian terhadap pentingnya penguatan nilai-nilai keislaman yang inklusif dan berkeadaban di lingkungan kampus.
Melalui kegiatan ini, Ulul Abad Centre berharap semangat kearifan dan moderasi yang diwariskan KH. Hasyim Asy’ari dapat terus diinternalisasi dalam kehidupan akademik dan sosial. Ramadhan dijadikan momentum untuk memperkuat integrasi antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual, sehingga kampus tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan peradaban yang rahmatan lil ‘alamin.
