
Medan — Dalam rangka menghidupkan tradisi keilmuan Islam selama bulan suci Ramadhan, Ulul Albab Centre Pascasarjana UIN Sumatera Utara menyelenggarakan kajian ilmiah bertajuk “Tafsir Ayat-Ayat Kauniyah”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 10.00–12.00 WIB di Masjid Ulul Albab Pascasarjana UIN Sumatera Utara.
Kajian ini menghadirkan Muhammad Iqbal, Lc., MA., Ph.D. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa ayat-ayat kauniyah merupakan ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung pesan-pesan ilahiah melalui fenomena alam semesta, seperti langit, bumi, pergantian siang dan malam, hujan, angin, serta penciptaan manusia. Ayat-ayat tersebut tidak hanya mengandung makna teologis, tetapi juga membuka ruang refleksi ilmiah tentang hubungan wahyu dan realitas empiris.
Menurut beliau, kajian terhadap ayat-ayat kauniyah memiliki posisi strategis dalam pengembangan keilmuan Islam kontemporer, karena mampu menjembatani antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern. Al-Qur’an tidak bertentangan dengan sains, tetapi justru mendorong manusia untuk berpikir kritis, meneliti, dan merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah SWT melalui ciptaan-Nya. Dengan demikian, tafsir ayat-ayat kauniyah menjadi sarana penting dalam memperkuat integrasi ilmu dan iman di lingkungan perguruan tinggi Islam.
Diskusi dipandu oleh moderator, Muhamad Riduan Harahap, M.Pd.I., yang mengarahkan jalannya kajian agar berlangsung secara dialogis dan sistematis. Para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa pascasarjana, serta jamaah Masjid Ulul Albab terlihat antusias mengikuti rangkaian kajian. Hal ini tampak dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar relevansi ayat-ayat kauniyah dengan isu-isu kontemporer, seperti krisis lingkungan, perkembangan teknologi, serta tantangan moral umat manusia.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pimpinan Pascasarjana UIN Sumatera Utara. Beberapa tokoh akademik yang turut memberikan dukungan moral dan institusional terhadap kegiatan ini antara lain Syawaluddin Hasution, M.Ag., Salamuddin, M.A., serta Nurussakinah Daulay, M.Psi., Psikolog. Dukungan tersebut mencerminkan komitmen Pascasarjana UIN Sumatera Utara dalam mengembangkan budaya akademik berbasis nilai-nilai keislaman yang moderat dan ilmiah.
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa kajian ini merupakan bagian dari program rutin Ulul Albab Centre dalam rangka Tadarus Ramadhan. Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai ruang intelektual untuk mendalami Al-Qur’an melalui pendekatan ilmiah dan reflektif. Dengan mengangkat tema tafsir ayat-ayat kauniyah, panitia berharap peserta tidak hanya memahami teks Al-Qur’an secara normatif, tetapi juga mampu membaca pesan-pesan Tuhan yang tersirat dalam realitas alam dan kehidupan sosial.
Lebih lanjut, kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan profesionalisme akademik sivitas Pascasarjana UIN Sumatera Utara, khususnya dalam pengembangan riset-riset keislaman yang berbasis integrasi ilmu. Ayat-ayat kauniyah dapat menjadi landasan konseptual bagi penelitian lintas disiplin, seperti pendidikan, psikologi, sains, dan studi lingkungan, yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan.
Melalui kegiatan Tafsir Ayat-Ayat Kauniyah ini, Ulul Albab Centre Pascasarjana UIN Sumatera Utara menegaskan perannya sebagai pusat kajian keislaman yang aktif mendorong dialog antara wahyu dan ilmu pengetahuan. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran religius sekaligus intelektual peserta, serta menumbuhkan sikap ilmiah yang berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Kajian ini terbuka untuk umum dan menjadi salah satu agenda unggulan dalam rangkaian kegiatan Ramadhan Pascasarjana UIN Sumatera Utara. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai wahana pembinaan spiritual dan akademik yang berkelanjutan bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.


