
Medan – Ulul Albab Centre Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah-keagamaan berupa Bedah Kitab Adab al-Mu’allimin, karya ulama klasik Ibnu Sahnun (202–256 H). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Ulul Albab Centre dalam menghidupkan tradisi keilmuan Islam berbasis turats sekaligus memperkuat nilai adab dan etika dalam praktik pendidikan modern.
Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 06 Februari 2026, pukul 10.00–12.00 WIB, bertempat di Masjid Ulul Albab Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan, dengan diikuti dosen, mahasiswa, guru, serta pengelola lembaga pendidikan Islam.
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Ahmad Darlis, M.Pd.I, yang memaparkan secara komprehensif kandungan kitab Adab al-Mu’allimin. Ia menjelaskan bahwa konsep pendidikan dalam kitab tersebut menekankan pentingnya integritas moral guru, keteladanan akhlak, tanggung jawab spiritual, serta pembentukan karakter peserta didik sebagai inti dari proses pembelajaran.
Jalannya diskusi dipandu oleh Dr. Muhammad Riduan, M.Pd yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya dialogis dan komunikatif, beliau mengarahkan alur pembahasan, memperjelas poin-poin penting narasumber, serta mendorong partisipasi aktif peserta. Peran moderator terlihat signifikan dalam menjaga dinamika forum sehingga suasana kajian berlangsung hidup, tertib, dan interaktif.
Sesi diskusi semakin menarik ketika beberapa peserta mengajukan pertanyaan kritis. Salah satunya Dr. Hayatsyah, yang menyoroti relevansi konsep adab dalam kitab klasik tersebut dengan tantangan pendidikan kontemporer. Ia mempertanyakan bagaimana nilai-nilai adab guru yang dirumuskan Ibnu Sahnun dapat diimplementasikan dalam sistem pendidikan modern yang semakin digital dan berorientasi teknologi. Pertanyaan tersebut mendapat tanggapan langsung dari narasumber dengan penekanan bahwa transformasi teknologi harus tetap dibingkai oleh etika, keteladanan, dan nilai spiritual sebagai fondasi pendidikan Islam.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Direktur Pascasarjana UINSU beserta jajaran pimpinan dan para guru besar, di antaranya Prof. Dr. Syaukani, M.Ed., ADM; Prof. Dr. Haidar Putra Daulay, MA; Prof. Dr. Mardianto, M.Pd; Prof. Dr. Amiruddin Siahaan, M.Pd; Prof. Dr. Masganti Sitompul, M.Ag; Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, serta Prof. Dr. Salamuddin, MA selaku Khadim/Kuncen Ulul Albab Centre. Kehadiran pimpinan Pascasarjana menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan tradisi akademik dan pengembangan pendidikan Islam berbasis turats.
Sebagai penyelenggara utama kegiatan, Ulul Albab Centre merupakan pusat kajian dan pengembangan pendidikan Islam di lingkungan Pascasarjana UINSU yang berfokus pada integrasi ilmu, adab, dan nilai-nilai Qur’ani. Lembaga ini secara konsisten menghadirkan kajian turats, diskusi ilmiah, pelatihan pendidik, serta layanan konsultasi pengembangan lembaga pendidikan Islam guna meningkatkan mutu sekolah, madrasah, dan pesantren.
Melalui berbagai program tersebut, Ulul Albab Centre berupaya membangun ekosistem pendidikan Islam yang unggul secara akademik sekaligus kuat dalam pembentukan karakter. Bedah kitab ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut, dengan harapan nilai-nilai klasik pendidikan Islam dapat terus relevan dan aplikatif di era modern.

