
MEDAN (Berita Pascasarjana UINSU) — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menggelar upacara memperingati Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026. Momentum peringatan tahun ini mengusung tema besar untuk meneguhkan kembali nilai-nilai persatuan dan kesatuan, tidak hanya untuk internal bangsa Indonesia tetapi juga sebagai kontribusi nyata bagi perdamaian dunia.
Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh civitas akademika UINSU, termasuk jajaran pimpinan rektorat, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi Magister dan Doktor Pascasarjana.
Dalam amanatnya, Rektor UINSU menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi kokoh yang mampu menyatukan keberagaman bangsa. Di tengah dinamika global saat ini, nilai-nilai luhur Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta dunia pendidikan tinggi untuk melahirkan generasi yang toleran dan berwawasan luas.
“Pancasila adalah pemersatu kita. Melalui momentum Hari Lahir Pancasila 2026 ini, UINSU berkomitmen untuk terus membumikan nilai-nilai kebangsaan yang inklusif, sekaligus menyebarkan pesan perdamaian dan persatuan dari Medan untuk Indonesia dan dunia,” ungkap Rektor.
Senada dengan hal tersebut, seluruh civitas akademika Pascasarjana UINSU dan Direktur Pascasarjana UINSU yang turut hadir dalam upacara memberikan pandangan strategisnya mengenai peran pendidikan tinggi tingkat lanjut. Beliau menekankan bahwa mahasiswa pascasarjana memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dalam mengimplementasikan Pancasila melalui produk akademik.
“Peringatan Hari Lahir Pancasila ini harus menjadi stimulus bagi insan akademik di Pascasarjana UINSU. Kita tidak hanya sekadar menghafal sila-silanya, tetapi menuangkannya ke dalam riset-riset ilmiah dan tesis/disertasi yang solutif bagi permasalahan bangsa. Melalui pemikiran yang matang dan integrasi ilmu, kita buktikan bahwa dari pascasarjana lahir gagasan murni untuk persatuan Indonesia dan kedamaian dunia,” ujar Direktur Pascasarjana UINSU.
Peringatan ini menjadi refleksi bagi kampus Islam institusional seperti UINSU untuk terus mengintegrasikan nilai-nilai keislaman yang Rahmatan lil ‘Alamin dengan nilai-nilai luhur Pancasila. Sinergi ini diharapkan dapat terus melahirkan akademisi dan lulusan bergelar master serta doktor yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.


