
Medan (Pascasarjana UINSU) — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan resmi membuka kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 yang dipusatkan di Kampus IV Tuntungan pada Selasa (1/9/2026). Acara akbar ini diikuti oleh ribuan mahasiswa baru dari berbagai strata dan fakultas dengan penuh semangat kebersamaan, nilai-nilai keislaman, serta komitmen kuat melawan peredaran narkotika.
Kegiatan hari pertama diawali dengan pembacaan Surah Yasin, zikir, dan sholawat bersama yang dipandu oleh mahasiswa berprestasi. Suasana khidmat semakin terasa saat seluruh civitas akademika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UINSU, dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh qari berprestasi internasional.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua Senat UINSU Medan, Prof. Dr. Pagar, M.A., didampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan sekaligus Ketua Panitia, Prof. Dr. Katimin, M.Ag. Turut hadir jajaran pimpinan universitas, para wakil rektor, kepala biro, Direktur Pascasarjana, para dekan dan wakil dekan, serta pejabat struktural di lingkungan UINSU Medan.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru di “rumah ilmu” almamater kebanggaan. Pada PBAK tahun 2026 ini, UINSU mengusung tema utama: “Membentuk Generasi Unggul dalam Ilmu, Teduh dalam Keberagaman, dan Rahmat bagi Semesta”.
Prof. Nurhayati menekankan tiga poin penting bagi mahasiswa baru:
- Unggul dalam Ilmu: Mahasiswa dituntut untuk tidak bersikap pasif, melainkan gemar membaca, berpikir kritis, inovatif, dan menggunakan kepintaran untuk kebaikan.
- Teduh dalam Keberagaman: Kampus sebagai miniatur masyarakat harus menjadi ruang di mana perbedaan latar belakang disikapi dengan rasa saling menghormati, tanpa menyebarkan kebencian.
- Rahmat bagi Semesta: Ilmu yang diperoleh harus diimplementasikan sebagai solusi nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas (rahmatan lil ‘alamin).
Menanggapi gelaran pembukaan PBAK 2026 ini, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi selaku Direktur Pascasarjana UINSU Medan turut memberikan apresiasi tinggi dan menyampaikan pesan khusus bagi iklim akademik kampus.
“PBAK merupakan momentum penting untuk menanamkan pondasi nilai keislaman, moderasi beragama, dan tradisi ilmiah sejak hari pertama mahasiswa melangkahkan kaki di kampus ini. Kami di Pascasarjana siap mendukung terciptanya ekosistem akademik yang unggul, berbasis riset, serta melahirkan karya-karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat,” tegas Direktur Pascasarjana di sela-sela kegiatan.
Salah satu momen krusial dalam pembukaan PBAK 2026 adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UINSU Medan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara yang dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.K.I., S.H., M.H.
Dalam pemaparan materinya, Brigjen Pol. Tatar Nugroho menegaskan pentingnya peran generasi muda dan mahasiswa sebagai agen perubahan (agents of change) untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. MoU ini menjadi langkah nyata UINSU dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bersih dari narkoba (Kampus Bersinar).
Kemeriahan PBAK 2026 semakin semarak dengan penampilan orasi serta pertunjukan kreatif dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa), baik Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA-U), Unit Kegiatan Khusus (UKK), maupun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti LDK Al-Izzah, LPM Dinamika, UKPS, Paskibra, Mapasta, Pramuka, hingga penampilan teater dan seni mahasiswa.
Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan juga ditanamkan sejak hari pertama melalui aksi “Ramah Sampah”, di mana seluruh panitia dan peserta dihimbau untuk menjaga keasrian kampus dengan mengutip dan mengumpulkan sampah pada tempatnya.
Dengan terselenggaranya PBAK 2026 ini, diharapkan seluruh mahasiswa baru UINSU Medan siap berproses, berprestasi, serta menjadi insan akademik yang berintegritas, berakhlak mulia, dan siap membangun peradaban bangsa.


