Teguhkan Ideologi Bangsa, Civitas Akademika Pascasarjana Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila UINSU Medan 2026

MEDAN (Pascasarjana UINSU) — Segenap civitas akademika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, termasuk pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan Pascasarjana, mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 secara khidmat. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026 ini digelar di Lapangan Kampus I UINSU Medan, Jalan IAIN No. 1, Gaharu, Medan.

Upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan dihadiri oleh jajaran pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai Badan Layanan Umum (BLU) lintas fakultas dan unit yang kompak mengenakan seragam Kemeja Batik Korpri. Kehadiran perwakilan dari Pascasarjana UINSU menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam memperkokoh kebersamaan dan menjaga ideologi bangsa.

Pelaksanaan upacara ini merujuk pada Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 8630/SJ/B.VI/HM.00/09/2026 serta Pedoman Penyelenggaraan dari Kementerian Kebudayaan RI. Tahun ini, peringatan mengusung tema nasional yang sangat relevan bagi dunia akademik, yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Dalam prosesi tersebut, Rektor memimpin sesi Mengheningkan Cipta, Pembacaan Teks Pancasila, serta penyampaian Amanat bagi seluruh peserta.

Rangkaian acara inti diisi dengan pembacaan naskah-naskah kebangsaan yang sakral. Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945 dibawakan oleh Darwan Saudi, S.Ag., dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Ikrar kebulatan tekad mempertahankan Pancasila oleh Dr. Iman Yazid, M.A.. Upacara kemudian ditutup secara syahdu dengan pembacaan doa oleh Muhibbussabry, M.A., memohon kedamaian serta perlindungan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, Pascasarjana UINSU Medan berkomitmen penuh untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aktivitas akademik. Hal ini diharapkan mampu melahirkan generasi akademisi magister dan doktor yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan berjiwa nasionalis demi mendukung kemajuan bangsa.