Diskusi Ilmiah Teras Literasi Pascasarjana UINSU Bahas Transformasi Digital dalam Membangun Ekosistem Pembelajaran Berkelanjutan

Medan – Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan kembali menyelenggarakan Diskusi Ilmiah Teras Literasi yang mengangkat tema “Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Pembelajaran yang Inovatif dan Berkelanjutan di Era Society 5.0”. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Teras Literasi Pascasarjana UINSU Medan pada Selasa (28/7/2026) ini dihadiri oleh dosen, mahasiswa, guru, akademisi, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap perkembangan pendidikan di era digital.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Direktur Pascasarjana UINSU Medan, Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons oleh perguruan tinggi melalui inovasi pembelajaran, penguatan literasi digital, serta pengembangan ekosistem akademik yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Perguruan tinggi harus mampu menjadi motor penggerak perubahan dengan menghadirkan inovasi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi secara bijaksana, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Diskusi menghadirkan Dr. Andika Novriadi Cibro, M.Ag., Alumni Program Doktor (S3) Pascasarjana UINSU, yang memaparkan pentingnya transformasi digital dalam mendukung efektivitas pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat, tetapi juga perubahan paradigma pembelajaran menuju model yang lebih kolaboratif, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik.

Selanjutnya, Prof. Dr. Mardianto, M.Pd., Guru Besar UINSU, menekankan bahwa implementasi teknologi dalam pendidikan harus diimbangi dengan penguatan karakter, etika, dan budaya literasi. Menurutnya, Society 5.0 menempatkan manusia sebagai pusat inovasi sehingga teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Wakil Direktur Pascasarjana UINSU Medan, Prof. Dr. Slamuddin, M.A., menyampaikan bahwa Pascasarjana UINSU terus berkomitmen menciptakan lingkungan akademik yang inovatif melalui berbagai program literasi, penelitian, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi digital sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tantangan global.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), strategi pembelajaran berbasis digital, pengembangan kompetensi dosen, hingga tantangan menjaga integritas akademik di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Selain memperoleh wawasan baru dari para narasumber, peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti sesi test drive kendaraan listrik BYD, menerima e-sertifikat, serta berpartisipasi dalam berbagai door prize yang disediakan oleh panitia bersama mitra pendukung kegiatan.

Melalui penyelenggaraan Diskusi Ilmiah Teras Literasi, Pascasarjana UINSU Medan berharap dapat terus menghadirkan ruang diskusi akademik yang produktif, memperkuat budaya literasi ilmiah, serta mendorong kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pascasarjana UINSU Medan dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi menghasilkan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi dalam pembangunan nasional di era Society 5.0.